Kelinci putih berlari kearahku..
Matanya indah
Kulitnya putih
Wortel kesukaanya
Ku peluk erat - erat
Kuberi pita berwarna kuning dilehernya
Tak lama ia pergi meninggalkan aku...
Aku kini sendirian..
Tanpanya aku jarang tersenyum
Memandang langit yang luas penuh awan yang menggumpal
Kembalilah kelinciku
Temani aku disini
Aku ingin banyak membagi cerita bersamamu
Aku merindukanmu
Entah sejak kapan awan dapat membentuk menyerupaimu
Lalu aku menutup mataku yang tak mampu menghentikan tangis
Aku ingin kau nyata bukan hanya mimpi atau bayangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar